Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-09 07:35:21【Kabar Kuliner】539 orang sudah membaca
PerkenalanBanjir di Pandeglang akibat luapan Sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga leb

Pandeglang (ANTARA) - Sebanyak 526 unit rumah di Kabupaten Pandeglang, Banten terdampak banjir akibat luapan sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga lebat di daerah itu.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadaman Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Rabu, mengangakan masyarakat yang terdampak banjir itu di sejumlah desa di Kecamatan Angsana dengan ketinggian air berkisar 30-50 sentimeter.
Baca juga: Mensos salurkan bantuan untuk banjir Pandeglang naik perahu karet
Masyarakat yang terdampak banjir itu hingga kini belum menerima laporan adanya warga yang mengungsi.
Sebab, banjir setinggi 50 sentimeter masih relatif aman dan masyarakat bisa tinggal di rumah yang terendam air.
Namun demikian, pihaknya sudah melakukan penyaluran logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.
Penyaluran logistik itu berupa bahan pokok, aneka makanan ringan, air kemasan, mie, sarden dan lainnya.
Berdasarkan data BPBD PK Pandeglang jumlah warga yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Angsana tercatat 526 rumah dan 2.104 jiwa.
"Kami minta masyarakat agar tetap waspada banjir susulan, karena curah hujan beberapa hari ke depan masih berpeluang," kata Lilis.
Baca juga: Tiga kecamatan di Pandeglang tergenang banjir
Baca juga: BNPB: 16 desa terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang
Sementara itu, Nurdin, warga Desa Pada Mulya Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang mengangakan pihaknya kini bersama keluarga waspada banjir susulan, karena curah hujan masih tinggi dan berpeluang kembali luapan Sungai Ciliman.
"Kami saat ini tengah menyelamatkan perabotan rumah tangga agar ngak terendam air banjir," katanya.
Suka(17)
Artikel Terkait
- SD Negeri OO3 Penajam ajarkan kemandirian lewat program MBG
- BPJPH tegaskan kuliner halal representasikan budaya bangsa
- Kemenkes: Siklus penularan cacingan mudah diputus dengan kebersihan
- Pimpinan MPR dukung penanganan krisis iklim jadi prioritas nasional
- PBB terima laporan adanya kekerasan seksual di El Fasher, Sudan
- Pengelola SPPG di Lebak pasok bahan baku MBG dari luar
- Dinkes Banjar: Hasil laboratorium keracunan MBG dari nasi kuning
- Penggunaan ekspresi dan suara penting dalam melatih anak berinteraksi
- Kapolri sebut terduga pelaku bom siswa SMAN 72 Jakut
- Kenali gejala
Resep Populer
Rekomendasi

Kemensos rehabilitasi korban ledakan di masjid SMA 72 Jakarta

UNRWA: Stok pangan cukup penuhi kebutuhan warga Gaza hingga tiga bulan

Rockefeller Foundation apresiasi inovasi SPPG Polri

BPKH targetkan dana kelolaan haji capai Rp188,9 triliun pada 2025

BPKN wajibkan pelaku usaha patuhi regulasi keamanan pangan

Pesawat Smart Air tergelincir saat mendarat di lapangan terbang Tiom

Timnas Indonesia seperti “singa yang tertidur”

Dinkes Cianjur catat 16 siswa mendapat perawatan di puskesmas